"There's a truth in your eyes saying you'll never leave me
your hand says you'll catch me whenever I fall
Cause you say it best" (NOTHING !!!! forget it!!)
Someday, feel what i feel.
Maybe u right that
i'm a crazy girl
i'm a bad friend
i'm a bad muslim
i can forget about u
i can go away
i promise
someday, i can do it..
2.15.2009
2.14.2009
1.01.2009
New Year ????
It is the time when we ring out the old year and welcome the present year with open arms, with eyes filled with new dreams and hearts replete with new expectations..
12.29.2008
A song 4 u, my foe ... !!!
Menghapus Jejakmu (Peterpan)
Terus melangkah melupakanmu, lelah hati perhatikan sikapmu, jalan pikiran mu buat ku ragu, tak mungkin ini tetap bartahan
perlahan mimpi terasa mengganggu, ku coba untuk terus menjauh, perlahan hati ku terbelengguku, ku coba untuk lanjutkan kan hidup
reff:
engkau bukan lah segalaku, bukan tempat tuk menghentikan langkahku , usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu
teruskan melangkah melupakanmu, lelah hati perhatikan sikapmu, jalan pikiran mu buat ku ragu,tak mungkin ini tetap bertahan
perlahan mimpi terasa mengganggu, kucoba tuk terus menjauh, perlahan hati ku terbelenggu, ku coba untuk lanjutkan hidup
engkau bukan lah segalaku , bukan tempat tuk hentikan langkahku, usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu,
lepaskan segala nya .
engkau bukan lah segalaku, bukan tempat tuk hentikan langkahku, usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu
Terus melangkah melupakanmu, lelah hati perhatikan sikapmu, jalan pikiran mu buat ku ragu, tak mungkin ini tetap bartahan
perlahan mimpi terasa mengganggu, ku coba untuk terus menjauh, perlahan hati ku terbelengguku, ku coba untuk lanjutkan kan hidup
reff:
engkau bukan lah segalaku, bukan tempat tuk menghentikan langkahku , usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu
teruskan melangkah melupakanmu, lelah hati perhatikan sikapmu, jalan pikiran mu buat ku ragu,tak mungkin ini tetap bertahan
perlahan mimpi terasa mengganggu, kucoba tuk terus menjauh, perlahan hati ku terbelenggu, ku coba untuk lanjutkan hidup
engkau bukan lah segalaku , bukan tempat tuk hentikan langkahku, usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu,
lepaskan segala nya .
engkau bukan lah segalaku, bukan tempat tuk hentikan langkahku, usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu
12.25.2008
?#@%$*!!
Sekarang, hamba ga mau lg kenal, bertemu lg.... baik di dunia maupun di akhirat... Hilangkan sakit hati hamba.. Memang sulit buat memaafkan seseorang, tetapi lebih sulit untuk memaafkan, dan mencoba menyambung kembali silaturahmi tetapi ditolak mentah mentah.
12.24.2008
12.13.2008
Sahabat, teman, atau musuh ???? Yg jelas bukan aq !
Teman adalah Hadiah
Oleh: Tidak Diketahui
Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.
Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.
Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.
Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa “lutut” mereka luka atau mereka “takut air”, mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.
Mereka akan bilang:“Menari itu tidak menarik”“Tidak ada yang cocok denganku”“Teman-temanku sudah lulus semua”“Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku”“Kisah hidupku membosankan”
Mereka tidak akan bilang:“Aku tidak bisa menari”“Aku membutuhkan kamu denganku”“Aku kesepian”“Aku butuh diterima”“Aku ingin didengarkan”
Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.
…..
Janagn takut kita ditinggalkan sahabatjangan pernah takut kita diabaikan sahabatjangan pernah takut jika sudah tak ada lagi sahabat yang mengerti kita, danjangan bersedih jika sudah tak ada lagi sahabat yang bisa kita bagi suka dan duka… karena sahabat juga lemah, mereka manusia biasa yang juga membutuhkan bantuan orang lain, yang tidak selalu ada untuk kita…maka jika saat itu tiba.
kembalilah kepada yang tidak akan meninggalkan kita,kembalilah kepada yang akan selalu mengerti kita dan kembalilah kepada yang akan siap kita ajak berbagi suka dan duka dimana pun, kapanpun dan dalam segala bantuan apapun.
karena “SAHABAT” yang terbaik manusia adalah ALLAH SWT……..karena DIALAH yang akan selalu ada untuk kita…
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat Persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa
cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Ketidakterbukaan
2. Kehilangan kepercayaan
3. Ketidak setiaan.
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
Oleh: Tidak Diketahui
Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.
Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.
Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.
Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa “lutut” mereka luka atau mereka “takut air”, mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.
Mereka akan bilang:“Menari itu tidak menarik”“Tidak ada yang cocok denganku”“Teman-temanku sudah lulus semua”“Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku”“Kisah hidupku membosankan”
Mereka tidak akan bilang:“Aku tidak bisa menari”“Aku membutuhkan kamu denganku”“Aku kesepian”“Aku butuh diterima”“Aku ingin didengarkan”
Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.
…..
Janagn takut kita ditinggalkan sahabatjangan pernah takut kita diabaikan sahabatjangan pernah takut jika sudah tak ada lagi sahabat yang mengerti kita, danjangan bersedih jika sudah tak ada lagi sahabat yang bisa kita bagi suka dan duka… karena sahabat juga lemah, mereka manusia biasa yang juga membutuhkan bantuan orang lain, yang tidak selalu ada untuk kita…maka jika saat itu tiba.
kembalilah kepada yang tidak akan meninggalkan kita,kembalilah kepada yang akan selalu mengerti kita dan kembalilah kepada yang akan siap kita ajak berbagi suka dan duka dimana pun, kapanpun dan dalam segala bantuan apapun.
karena “SAHABAT” yang terbaik manusia adalah ALLAH SWT……..karena DIALAH yang akan selalu ada untuk kita…
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat Persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa
cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Ketidakterbukaan
2. Kehilangan kepercayaan
3. Ketidak setiaan.
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
Subscribe to:
Comments (Atom)
